Pembentukan Tim Penilaian kinerja Arsiparis di Provinsi Banten


Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Provinsi Banten Bentuk Tim Penilai Kinerja Arsiparis di Provinsi Banten pada Tgl 21 februari 2019 yang bertempat di DPK Provinsi Banten.

Berdasarkan Peraturan Menteri Penadayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 48 Tahun 2014 tentang jabatan Fungsional Arsiparis, angka kredit arsiparis ditetapkan berdasarkan hasil penilian kinerja arsiparis, Penilian Kinerja Arsiparis dilaksanakan terhadap Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan Perilaku Kerja Arsiparis. Hasil penilaian kinerja tersebut dikonvensi sebagai angka kredit kumulatif.

SKP arsiparis meliputi tugas pokok dan ugas tambahan. Tugas Pokok arsiparis ditetapkan berdasarkan tugas kinerja unit kerja yang telah ditetapkan, dan tugas yang dilaksanakan sesuai jenjang jabatan arsiparis yang bersangkutan berdasarkan Peraturan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2017 tentang pelaksanaan Tugas Jabatan Fungsional Arsiparis. Sedangkan tugas tambahan ditetapkan berdasarkan penugasan oleh pimpinan unit kerja, kegiatan unit kerja tetapi tidak ada dalam SKP arsiparis yang telah ditetapkan, dan kegiatan  yang bersumber kreativitas, ide, gagasan, inovasi arsiparis yang bersifat pengembangan profesi kearsipan yang bermanfaat bagi unit kerja, organisasi, atau Negara.

 Penilaian kinerja arsiparis dilakukan oleh Pejabat Penilai Kinerja dan Tim Penilai Kinerja Arsiaris. Pejabat Penilai Kinerja yaitu pejabat yang berkedudukan sebagai atasan langsung arsiparis yang mempunyai kewenangan melaksanakan penilaian kinerja arsiparis. Penilaian dilakukan setiap tahun periode penilaian berdasarkan atas bukti kerja dan mempergunakan Peraturan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2017 tentang Standar Kualitas Hasil Kerja Pejabat Fungsional Arsiparis, sebagai panduan penilaian.

 Dalam rangka menjamin objektivitas dan keselarasan hasil penilaian yang dilakukan oleh pejabat penilai, maka dibentuk Tim Penilai Kinerja. Tim Penilai Kinerja terdiri atas Tim Penilai Kinerja Instansi dan Tim Penilai Kinerja Instansi Pembina. Tim Penilai Kinerja Instansi dibentuk oleh Pejabat yang Berwenang dan ditetapkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat/Daerah. Sedangkan Tim Penilai Kinerja Instansi Pembina dibentuk dan ditetapkan oleh pimpinan Instansi Pembina Jabatan Fungsional Arsiparis.

 Tim Penilai Kinerja Instansi memiliki tugas mengevaluasi keselarasan hasil penilaian yang dilakukan oleh para pejabat penilai terhadap Arsiparis mulai dari jenjang Arsiparis Terampil, Arsiparis mahir, Arsiparis Penyelia, Arsiparis Ahli Pertama, dan Arsiparis Ahli Muda, Serta memberikan bahan pertimbangan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian dalam pengembangan PNS, dan dijadikan sebagai persyaratan dalam pengangkatan jabatan dan kenaikan pangkat, Pemberian tunjangan, sanksi, mutasi dan promosi, serta untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan jabatan fungsional Arsiparis. Sedangkan tugas Tim Penilai Kinerja Instansi Pembina adalah menjamin objektivitas penilaian oleh pejabat penilai kinerja dan memberikan pertimbangan terhadap usulan kenaikan pangkat dan/atau jabatan khusus bagi Arsiparis keahlian jenjang Ahli Madya dan Ahli Utama.

Tim Penilai Kinerja Instansi dapat dibentuk apabila memenuhi persyaratan terdapat paling kurang 35 ( tiga puluh lima) orang Arsiparis di lingkungan nya dan paling kurang 2 (dua) orang calon Tim Penilai Kinerja Instansi yang telah memiliki sertifikat kompetensi Tim Penilai Kinerja Instansi atau minimal memiliki Sertifikat Kompetensi Tim Penilai Kinerja Instansi atau minimal memiliki sertifikat Bimbingan Teknis Tim Penilai Arsiparis. Dalam hal Tim Penilai Kinerja Instansi belum memenuhi syarat tersebut, maka Instansi Pusat, Perguruan Tinggi Negeri dan Pemerintahan Daerah dapat membentuk Tim Penilai Kinerja Instansi Gabungan. Tim Penilai Kinerja Instansi Gabungan terdiri dari Tim Penilai Kinerja Instansi Gabungan lingkup Instansi Pusat yaitu gabungan kementrian, lembaga pemerintahan nonkementrian, kesekretariatan lembaga Negara, dan kesekretrariatan lembaga nonstruktural; Tim Penilai Kinerja Instansi Gabungan Provinsi yaitu gabungan dari beberapa kabupaten/kota dilingkungannya; dan Tim Penilai Kinerja Instansi Gabungan Perguruan Tinggi Negeri yaitu gabungan beberapa Perguruan Tinggi Negeri.

Adapun maksud dari kegiatan Pembentukan Tim Penilaian Kinerja Arsiparis di Provinsi Banten adalah memberikan bimbingan teknis kepada calon Tim Penilai Arsiparis agar dapat mengevaluasi Keselarasan hasil penilaian yang dilakukan oleh para Pejabat Penilai terhadap Arsiparis mulai dari jenjang Arsiparis terampil, Arsiparis Mahir, Arsiparis Penyelia, Arsiparis Ahli Pertama, dan Arsiparis Ahli Muda di Provinsi Banten.

  Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah menjamin proses penilaian prestasi kerja arsiparis yang objektif, terukur, akuntabel,partisipasif dan transparan sesuai pengembangan karier dalam manajemen PNS.

 


Twitter


Facebook


Tentang Kami


Statistik Kunjungan