LAYANAN GELAR INFORMASI ARSIP KELILING (SIPLING)


"LAYANAN GELAR INFORMASI ARSIP KELILING (SIPLING)"

 

 

Hendra Rusnanda, SE

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten

hendrarusnanda@gmail.com

 

Arsip merupakan endapan informasi terekam dalam pelaksanaan kegiatan administrasi sesuai dengan tugas dan fungsi instansi/organisasi. Volumenya akan tumbuh sejajar dengan perkembangan kegiatan, sehingga perlu dilakukan pengelolaan dan penyusutan untuk peningkatan efesiensi. dan pelestarian bukti pertanggungjawaban nasional kepada generasi mendatang.

Untuk menjaga kelestariannya, Arsip Statis harus disimpan di Lembaga/Organisasi yang berfungsi khusus menyimpan, memelihara, merawat dan mendayagunakan arsip statis untuk kemaslahatan umat, dan sebagai bahan pertanggungjawaban nasional/warisan budaya bangsa kepada generasi mendatang.

Sebagai Informasi Terekam (recorded information) Arsip Statis mempunyai nilai dan arti penting karena merupakan bahan bukti resmi mengenai penyelenggaraan administrasi pemerintahan dan kehidupan kebangsaan, sehingga dalam rangka usaha menyelamatkan bahan bukti pertanggungjawaban nasional serta untuk meningkatkan daya guna dan tepat guna arsip statis untuk kemaslahatan umat, perlu dilakukan kegiatan pemanfaatan dan pendayagunaan arsip statis.

 

GELAR INFORMASI ARSIP KELILING DALAM RANGKA SADAR ARSIP

Dewasa ini, arsip semakin dikenal oleh masyarakat. Arsip memiliki nilai informasi yang sangat tinggi sebagai memori masa lalu sekaligus bukti sejarah yang mampu memberi inspirasi dan sumber pengetahuan.

Arsip merupakan salah satu sumber informasi yang sangat penting baik untuk kepentingan individu dan kegiatan administratif pemerintah maupun swasta. Arsip juga dapat dijadikan sebagai sumber informasi dalam mengambil keputusan dan bukti eksistensi instansi. Arsip juga berperan penting sebagai khasanah budaya bangsa. Berdasarkan hal tersebut arsip perlu dikelola dan dilestarikan untuk menyelamatkan fisik dan informasinya agar dapat digunakan bagi generasi berikutnya.

Kesadaran dan perhatian akan pentingnya nilai arsip inilah yang dijadikan tonggak utama dalam rangka mewujudkan masyarakat tertib arsip yang selanjutnya secara otomatis akan menjaga memori, baik memori individu maupun memori kolektif.

Membangun masyarakat sadar arsip harus dimulai semenjak arsip-arsip itu diciptakan oleh seseorang ataupun instansi sampai arsip-arsip tersebut disimpan di lembaga kearsipan yang bertanggung jawab untuk menjaga dan merawatnya. Kesadaran ini harus dibangun pada pribadi setiap individu. Hal yang perlu diingat bahwa sadar arsip bukan hanya monopoli arsiparis dan petugas kearsipan sebagai pengelola dan pengendali arsip saja, tapi juga tanggung jawab kita semua.

Arsip Statis adalah arsip yang sudah tidak dipergunakan lagi secara langsung untuk kegiatan operasional manajemen organisasi penciptanya (creating agency) tetapi memiliki nilai guna permanen. Untuk menjaga kelestariannya, arsip statis harus disimpan di Lembaga/Instansi yang berfungsi khusus menyimpan, memelihara, merawat dan mendayagunakan arsip statis untuk kemaslahatan umat dan sebagai bahan pertanggungjawaban nasional/warisan budaya bangsa kepada generasi mendatang.

Pemanfaatan dan pendayagunaan Arsip Statis adalah penggunaan bahan arsip statis untuk kepentingan publikasi, dalam usaha pemanfaatan dan pendayagunaan arsip statis adalah melalui pemasyarakatan arsip, yaitu Gelar Informasi Arsip. Pemanfaatan dan pendayagunaan arsip statis merupakan fungsi sosial dan pemasyarakatan arsip statis sebagai sumber informasi primer yang senantiasa dapat diakses oleh masyarakat atau publik.

Pemasyarakatan arsip adalah rangkaian kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap masalah kearsipan dan promosi khasanah arsip yang memberikan informasi mengenai potensi yang dapat digali dari arsip dan pentingnya masyarakat/publik untuk menjaga arsip sebagai warisan budaya.

Lembaga kearsipan, sebagai lembaga yang bertugas melakukan pembinaan kearsipan sudah saatnya melakukan gebrakan baru untuk lebih mengenalkan arsip kepada masyarakat. Arsip memang sudah lebih dikenal oleh masyarakat, tapi pengenalan arsip masih di permukaannya saja. Padahal secara tidak langsung, arsip senantiasa berada di sekeliling kita. Misalnya saja arsip pribadi seperti KTP, Kartu Keluarga, ijazah, dll. Hal ini disebabkan belum maksimalnya sosialisasi kearsipan di masyarakat.

Pemasyarakatan arsip adalah rangkaian kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap masalah kearsipan dan promosi khasanah arsip yang memberikan informasi mengenai potensi yang dapat digali dari arsip dan pentingnya masyarakat/publik untuk menjaga arsip sebagai warisan budaya.

Dalam rangka Pemasyarakatan arsip itulah, Kegiatan Layanan Gelar Informasi Arsip Keliling (SIPLING) yang dilaksanakan melalui sarana promosi publikasi salah satunya pameran arsip, penyuluhan, media massa, film dan lain-lain, sehingga diharapkan dapat memberikan informasi mengenai potensi yang dapat digali dari arsip.

Layanan Gelar Informasi Arsip Keliling merupakan kegiatan dalam rangka menyadarkan masyarakat akan pentingnya arsip bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sebagai Informasi Terekam (recorded information) Arsip Statis mempunyai nilai dan arti penting karena merupakan bahan bukti resmi mengenai penyelenggaraan administrasi pemerintahan dan kehidupan kebangsaan, sehingga dalam rangka usaha menyelamatkan bahan bukti pertanggungjawaban nasional serta untuk meningkatkan daya guna dan tepat guna arsip statis untuk kemaslahatan umat, perlu dilakukan kegiatan pemanfaatan dan pendayagunaan arsip statis melalui Kegiatan Layanan Gelar Informasi Arsip Keliling (SIPLING).

Dalam upaya Menyelamatkan dan Melestarikan serta Mewariskan jejak informasi bersejarah dalam bentuk memori kolektif kehidupan berbangsa dan bernegara kepada generasi mendatang, Perlu dilakukan pemanfaatan dan pendayagunaan arsip statis melalui Kegiatan Layanan Gelar Informasi Arsip Keliling.

Sejalan dengan hal tersebut diatas, Layanan Gelar Informasi Arsip Keliling. bertujuan :

  • 1. Meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap masalah Kearsipan
  • 2. Promosi Khasanah Arsip yang memberikan informasi mengenai potensi yang dapat digali dari arsip
  • 3. Pentingnya Masyarakat/Publik untuk menjaga arsip sabagai warisan budaya

Dengan maksud dan tujuan diatas diharapkan masyarakat/publik senantiasa dapat mengakses semua Informasi tanpa kecuali.


Twitter


Facebook


Tentang Kami


Statistik Kunjungan